Sabtu, 03 Mei 2014

Bagaimana pengobatan dan bahaya kutil kelamin?



Jika penyakit kutil kelamin tidak cepat diobati  maka akan mengakibatkan penyakit kanker serviks dan penyakin lain yang lebih parah seperti kanker. kutil kelamin juga akan mempengarushi beban secara psikologis karena malu akibat kutil kelamin yang mana akan menjadi tertutup terhadap pasangan maupun keluarga (Murung, Penyendiri), sehingga penderita aan cenderung membiarkan kutil kelamin tumbuh dan membesar sehingga akan sulit untuk diobati.


Jengger ayam atau Kutil kelamin lebih mudah untuk  dihapus ketika masih kecil dan sedikit. Pengobatan yang utama adalah dengan podophyllotoxin. Dalam kasus yang membandel, dokter merujuk Anda ke dokter spesialis penyakit kulit dan kelamin yang dapat menghilangkan kutil kelamin dengan operasi, pembekuan atau perawatan laser. Pasien transplantasi organ dan pasien imunosupresi lainnya yang memiliki kutil kelamin dan kutil lainnya harus menghubungi dokter, karena kutil pada kelompok pasien ini harus ditangani secara agresif untuk mencegah menjadi keganasan (kanker).


Pengobatannya cukup menyakitkan dan melibatkan tindakan memotong, membekukan atau pun membakar kutil tersebut, dilakukannya pembedahan seperti operasi, akan tetapi semua pengobatan itu belum menjamin kutil di kelamin tidak akan tumbuh lagi, karena sumber virus tidak terjangkau. kutil kelamin dapat tumbuh lagi saat daya imun tubuh berkurang atau menurun.


Sekian informasi mengenai penyakit  Ginekologi. Apabila anda mengalami penyakit tersebut silahkan datang ke klinik Metropolehospital yang memiliki pelayanan setaraf Internasional, kami akan melayani dan mengobati penyakit anda secara profesional karena kami memiliki dokter yang ahli di bidangnya.  Semoga artikel ini bisa membantu. Terima kasih.

article from: ginekologihospital



 Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar