Jumat, 28 Februari 2014

Seperti apa gejala herpes genital?



Gejala awal herpes genital biasanya berupa gatal, kesemutann dan sakit. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil, yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri.

Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng.
Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri.

Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut. Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar. Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri, lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan.

Gejala yang paling umum dari herpes genitalis adalah adanya luka, lecet, dan ruam pada kulit dekat dengan mulut, alat kelamin, atau anus. Sebelum luka muncul, orang yang terinfeksi mungkin merasa kesemutan, gatal, terbakar, atau rasa sakit pada kulit di mana luka akan muncul. Pada wanita dapat mengalami gejala-gejala pada bibir luar vagina (labia), vagina, leher rahim, sekitar anus, dan pada paha atau bokong. 

Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.

article from: ginekologihospital

 Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Penularan Herpes Genital



Pada wanita penyakit herpesgenital biasanya tanpa gejala, tapi dapat menularkan penyakit. Penularan hampir selalu terjadi melalui hubungan seksual. masa inkubasi 3-5 hari, kemudian pada daerah kemaluan timbul gerombolan vesikel, di atas kulit kemerahan dan dirasakan nyeri, bila pecah meninggalkan bekas. Sering disertai pembesaran kelenjar yang nyeri. Penyakit sembuh dalam 2-3 minggu.

Herpes ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui vagina, oral, dan anal ketika hubungan seksual (melakukan atau menerima). Secara umum, Anda dapat terinfeksi herpes ketika kulit Anda, vagina, penis, anus, atau mulut kontak secara langsung dengan seseorang yang sudah memiliki herpes. 

Herpes lebih sering ditularkan melalui kontak dengan kulit orang yang terinfeksi yang memiliki luka yang jelas terlihat, lecet, atau ruam karena infeksi herpes. Seseorang yang telah terinfeksi herpes di masa lalu tetapi tidak memiliki luka herpes aktif masih berpotensi bisa menularkan infeksi kepada orang lain melalui kontak seksual (melalui mulut atau cairan genital). 

Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.

article from: ginekologihospital


 Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Pada kasus Herpes Genital



Herpes genital adalah infeksi menular seksual (IMS) yang menyerang pada kulit atau selaput lendir/membrane mukosa dari mulut atau alat kelamin seseorang. Kejadian penyakit ini sangat cepat akhir-akhir ini.

Penyakit ini tak dapat diberantas secara tuntas dan sering kumat-kumatan, dan dapat menimbulkan komplikasi pada saat hamil dan persalinan. Herpes genitalis disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe 1 dan tipe 2.

tipe 1 : keganasan rendah, menyerang terutama sekitar mulut
tipe 2 : ganas, menyerang alat kelamin
penyebab : virus Herpes Simpleks
perantara : manusia, bahan yang tercemar virus
tempat virus keluar : penis, vagina, anus, mulut
cara penularan : kontak langsung
tempat kuman masuk : penis, vagina, anus, mulut

Mendeteksi kasus yang tidak diterapi, baik simtomatik atau asimptomatik.
Mendidik seseorang yang berisiko tinggi untuk mendapatkan herpes genitalis dan PMS lainnya untuk mengurangi transmisi penularan.
Mendiagnosis, konsul dan mengobati individu yang terinfeksi dan follow up dengan tepat.
Evaluasi, konsul dan mengobati pasangan seksual dari individu yang terinfeksi.
Skrining disertai diagnosis dini, konseling dan pengobatan sangat berperan dalam pencegahan.

Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.

article from: ginekologihospital


 Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Mendiagnosa herpes genital




Herpes genital biasanya tertular melalui kontak seksualdan seks oral,jadi jika anda sedang terkena penyakit ini sebaiknya hindarilah kontak seksual terlebih dahulu.Hal ini dimaksudkan untuk tidak menulari pasangan anda dengan virus herpes.

Hingga saat ini tidak ada satupun bahan yang efektif mencegah HSV. Kondom dapat menurunkan transmisi penyakit, tetapi penularan masih dapat terjadi pada daerah yang tidak tertutup kondom ketika terjadi ekskresi virus. Spermatisida yang berisi surfaktan nonoxynol-9 menyebabkan HSV menjadi inaktif secara invitro. Di samping itu yang terbaik, jangan melakukan kontak oral genital pada keadaan dimana ada gejala atau ditemukan herpes oral.

Rumah sakit atau Penyedia layanan kesehatan dapat mendiagnosa herpes genital melalui pemeriksaan atau inspeksi secara visual jika pasien sedang mengalami outbreak/gejala serangan/wabah, dan dengan mengambil sampel dari luka dan memeriksanya di laboratorium. 

Infeksi HSV dapat didiagnosis antara masa outbreak dengan menggunakan tes atau pemeriksaan darah. Tes darah, akan mendeteksi antibodi terhadap infeksi HSV, test ini dapat membantu, meskipun hasilnya tidak selalu jelas. 

Untuk lebih mengurangi terjangkit penyakit herpes gemital maka dari itu jangan melakukan hubungan seksual dengan bergantiganti pasangan dan juga selalu memperhatikan kesehatan dan kebersihan genital anda, segera kondultasi kedokter jika memiliki gejala awal herpes genital.

Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.

article from: ginekologihospital

 Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Komplikasi dari penyakit Herpes genital



Pada Ibu hamil yang mengalami infeksi herpes genital aktif pada alat kelamin atau di jalan lahir mereka ketika mereka menularkan infeksi pada bayi mereka yang baru lahir, hal ini dapat menyebabkan kondisi yang sangat berbahaya bagi bayi, antara lain infeksi otak (meningitis, ensefalitis), infeksi kulit kronis, keterlambatan perkembangan yang berat, atau kematian. 

Risiko tertinggi pada bayi terjadi ketika seorang wanita terinfeksi HSV selama kehamilan dan mengalami masa outbreak primer pada waktu penularan kepada bayi. Wanita yang memiliki riwayat herpes tetapi yang hanya memiliki sesekali outbreak biasanya jarang menularkan infeksi kepada bayinya. 

Pada Orang-orang dengan outbreak herpes aktif lebih mungkin untuk tertular HIV (virus penyebab AIDS), dan orang-orang HIV-positif dengan herpes wabah aktif lebih mungkin untuk menularkan HIV kepada orang lain. 

Pada orang-orang dengan sistem kekebalan atau imunitas tubuh yang lemah (seperti pada orang yang menderita AIDS, menjalani terapi kemoterapi, atau konsumsi kortison dosis tinggi), herpes dapat menyebabkan komplikasi berat pada otak, mata, tenggorokan, hati, sumsum tulang belakang, atau paru-paru. 

Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.

article from: ginekologihospital

 Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Infeksi virus penyakit Herpes Genital



Penyakit herpes genital merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus herpes. Virus herpes ada dua, yaitu herpes zoster dan herpes simpleks. Kedua jenis virus ini seringkali memiliki efek yang sama pada kulit Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV), luka herpes bisa sangat berat, menyebar ke bagian tubuh lainnya, menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir.

Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya, karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit.

HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atauherpes labialis. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut.

Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya, sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat.
Infeksi awal dari 63% HSV-2 dan 37% HSV-1 adalah asimptomatik.
Simptom dari infeksi awal (saat inisial episode berlangsung pada saat infeksi awal) simptom khas muncul antara 3 hingga 9 hari setelah infeksi, meskipun infeksi asimptomatik berlangsung perlahan dalam tahun pertama setelah diagnosa di lakukan pada sekitar 15% kasus HSV-2. Inisial episode yang juga merupakan infeksi primer dapat berlangsung menjadi lebih berat. Infeksi HSV-1 dan HSV-2 agak susah dibedakan.

Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.

article from: ginekologihospital


Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Infeksi herpes genital primer



Infeksi herpes genital primer biasanya terjadi seminggu setelah hubungan seksual (termasuk hubungan oral atau anal). Tetapi lebih banyak terjadi setelah interval yang lama dan biasanya setengah dari kasus tidak menampakkan gejala.

Erupsi dapat didahului dengan gejala prodormal, yang menyebabkan salah diagnosis sebagai influenza. Lesi berupa papul kecil dengan dasar eritem dan berkembang menjadi vesikel dan cepat membentuk erosi superfisial atau ulkus yang tidak nyeri, lebih sering pada glans penis, preputium, dan frenulum, korpus penis lebih jarang terlihat.

Setelah terjadinya infeksi primer klinis atau subklinis, pada suatu waktu bila ada faktor pencetus, virus akan menjalani reaktivasi dan multiplikasi kembali sehingga terjadilah lagi rekuren, pada saat itu di dalam hospes sudah ada antibodi spesifik sehingga kelainan yang timbul dan gejala tidak seberat infeksi primer.

Faktor pencetus antara lain: trauma, koitus yang berlebihan, demam, gangguan pencernaan, kelelahan, makanan yang merangsang, alkohol, dan beberapa kasus sukar diketahui penyebabnya. Pada sebagian besar orang, virus dapat menjadi aktif dan menyebabkan outbreaks beberapa kali dalam setahun. HSV berdiam dalam sel saraf di tubuh kita, ketika virus terpicu untuk aktif, maka akan bergerak dari saraf ke kulit kita. Lalu memperbanyak diri dan dapat timbul luka di tempat terjadinya outbreaks

Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.

article from: ginekologihospital

 Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Herpes genital dapat terjadi pada wanita hamil



Herpes genital adalah kondisi umum terjadi yang dapat membuat penderitanya tertekan. Pada penelitian in vitro  serta penelitian in vivo, povidone iodine terbukti merupakan agen efektif melawan virus tersebut, mendapatkan hasil memuaskan secara klinis dari povidone iodine dalam larutan aqua untuk mengobati herpes genital. 

Penanganan supresif bagi herpes genital untuk orang yang mengalami enam kali atau lebih outbreak per tahun. Beberapa ahli kandungan mengambil sikap partus dengan cara sectio caesaria bila pada saat melahirkan diketahui ibu menderita infeksi ini.

Tindakan ini sebaiknya dilakukan sebelum ketuban pecah atau paling lambat 6 jam setelah ketuban pecah. Pemakaian asiklovir pada ibu hamil tidak dianjurkan. Sejauh ini pilihan sectio caesaria itu cukup tinggi dan studi yang dilakukan menggarisbawahi apakah penggunaan antiviral rutin efektif menurunkan herpes genital yang subklinis, namun

Anda lebih mungkin untuk mendapatkan IMS hepes Genitalis jika Anda: 
-       Memiliki banyak atau berganti-ganti pasangan, 
-       Tidak menggunakan kondom saat berhubungan intim 
-       Memiliki pasangan dengan sejarah mempunyai penyakit IMS 
-       Memiliki pasangan hubungan dan tidak tahu sejarah penyakit IMS-nya 
-       Melakukan hubungan intim melalui vagina, oral, atau anal dengan pasangan yang memiliki tanda-tanda dan gejala herpes genitalis

Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.

article from: ginekologihospital


 Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Faktanya wanita lebih beresiko herpes genital dari pada pria



Bagi Anda yang memiliki lebih dari satu pasangan, mustinya waspada dengan penyakit herpes genital ini. Semakin sering berganti pasangan, resiko tertularnya semakin tinggi, terlebih bagi wanita. Faktanya, wanita memiliki resiko terinfeksi herpes dua kali lipat lebih besar dibanding pria. Hal ini dikarenakan permukaan organ genital wanita lebih lebar dari pria.

Selain resiko tertular yang lebih tinggi, penyakit herpes genitalis pada wanita juga menimbulkan masalah yang jauh lebih banyak. Pasalnya, penyakit herpes pada ibu hamil bisa menyebabkan keguguran, gangguan syaraf otak janin, hingga kebutaan. Itulah mengapa wanita harus pandai-pandai menjaga diri agar tidak tertular berbagai penyakit menular seksual.

Infeksi herpes genital primer dengan HSV berkembang pada orang yang belum punya kekebalan sebelumnya terhadap HSV-1 atau HSV -2, yang biasanya menjadi lebih berat, dengan gejala dan tanda sistemik dan sering menyebabkan komplikasi.

Berbagai macam manifestasi klinis:
1.     infeksi oro-fasial
2.    infeksi genital
3.    infeksi kulit lainnya
4.    infeksi ocular
5.    kelainan neurologist
6.    penurunan imunitas
7.    herpes neonatal

Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.

article from: ginekologihospital

 Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Dua macam tipe virus dari herpes genital



Herpes genitalis merupakan infeksi pada genital dengan gejala khas berupa vesikel yang berkelompok dengan dasar eritem yang bersifat rekuren. Herpes genitalis terjadi pada alat genital dan sekitarnya seperti pada daerah bokong,anal dan paha.Ada 2 macam tipe virus herpes yaitu : virus HSV-1 dan virus HSV-2 dan keduanya dapat menyebabkan herpes genital.

Infeksi HSV-2 sering ditularkan melalui hubungan seks dan dapat menyebabkan rekurensi dan ulserasi genital yang nyeri.Tipe 1 biasanya mengenai mulut dan tipe 2 mengenai daerah genital.

HSV dapat menimbulkan serangkaian penyakit mulai dari,ginggivostomatitis sampai keratokonjungtivis,ensefalitis,penyakit kelamin dan infeksi pada neonatus.Komplikasi tersebut menjadi bahan pemikiran dan perhatian dari beberapa ahli seperti : ahli penyakit kulit dan kelamin,ahli kandungan,ahli mikrobioligi dan lain sebagainya.

Pada wanita hamil,jika penyakit ini terjadi pada trimester pertama maka bisa menyebabkan abortus atau keguguran,jika terjadi pada trimester kedua akan menyebabkan kelahiran prematur pada bayi dan jika bayi itu lahir maka akan mengalami beberapa kelainan seperti hepatitis,kecacatan atau bahkan lahir namun dalam keadaan mati.

Jika gejala penyakit herpes sudah timbul biasanya si penderita akan mengalami rasa nyeri pada saat buang air kecil dan juga bisa merasa kesulitan dalam berjalan.
Tidak ada obat yang diketahui dapat menyembuhkan herpes genital. 

Meskipun mahal, obat antivirus (seperti asiklovir) dapat mempersingkat dan mencegah masa outbreak/serangan/wabah selama pasien mengkonsumsi obat.Obat antivirus dapat mengurangi kemungkinan penularan herpes kepada pasangannya. 

Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.

article from: ginekologihospital



 Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Cara mencegah penyakit herpes genital


 
Beberapa usaha pencegahan yang bisa anda lakukan untuk menghindarkan diri anda agar tidak tertular herpesgenitalis antara lain :
-      Usahakan hanya memiliki satu pasangan (monogamy) dan mengetahui status penyakit IMS pasangan anda dan sehingga anda dapat mengetahui dan meminimalisir dari penularan herpes genitalia 
-      Menggunakan kondom lateks secara konsisten dan benar ketika berhubungan untuk mengurangi risiko penularan herpes. 
-      Setiap tanda gejala outbreak/serangan wabah adalah merupakan tanda untuk berhenti berhubungan seksual. 
-      Jika seseorang telah didiagnosis dan diobati sebagai penderita herpes, dia harus menghubungi semua pasangannya untuk melakukan konsultasi dengan dokter atau tempat pelayanan kesehatan. 
-      Dengan tidak melakukan hubungan adalah cara paling aman dan pasti untuk menghindari penularan atau tertularnya infeksi herpes..

Pemeriksaan laboratorium yang paling sederhana adalah Tes Tzank diwarnai dengan pengecatan giemsa atau wright, akan terlihat sel raksasa berinti banyak. Sensitifitas dan spesifitas pemeriksaan ini umumnya rendah. Cara pemeriksaan laboratorium yang lain adalah sebagai berikut.

Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.

article from: ginekologihospital



 Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Bahaya Herpes genital dapat menyebabkan kebutaan



Infeksi herpes genital biasanya tidak menyebabkan masalah kesehatan yang serius pada orang dewasa. Pada sejumlah orang dengan sistem imunitasnya tidak bekerja baik, bisa terjadi outbreaks herpes genital yang bisa saja berlangsung parah dalam waktu yang lama. Orang dengan sistem imun yang normal bisa terjadi infeksi herpes pada mata yang disebut herpes okuler. Herpes okuler biasanya disebabkan oleh HSV-1 namun terkadang dapat juga disebabkan HSV-

Herpes dapat menyebabkan penyakit mata yang serius termasuk kebutaan.
Wanita hamil yang menderita herpes dapat menginfeksi bayinya. Bayi yang lahir dengan herpes dapat meninggal atau mengalami gangguan pada otak, kulit atau mata.

Bila pada kehamilan timbul herpes genital, hal ini perlu mendapat perhatian serius karena virus dapat melalui plasenta sampai ke sirkulasi fetal serta dapat menimbulkan kerusakan atau kematian pada janin. Infeksi neonatal mempunyai angka mortalitas 60%, separuh dari yang hidup menderita cacat neurologis atau kelainan pada mata.

Kultur virus yang diperoleh dari spesimen pada lesi yang dicurigai masih merupakan prosedur pilihan yang merupakan gold standard pada stadium awal infeksi. Bahan pemeriksaan diambil dari lesi mukokutaneus pada stadium awal (vesikel atau pustul), hasilnya lebih baik dari pada bila diambil dari lesi ulkus atau krusta.

Pada herpes genitalis rekuren hasil kultur cepat menjadi negatif, biasanya hari keempat timbulnya lesi, ini terjadi karena kurangnya pelepasan virus, perubahan imun virus yang cepat, teknik yang kurang tepat atau keterlambatan memproses sampel. Jika titer dalam spesimen cukup tinggi, maka hasil positif dapat terlihat dalam waktu 24-48 jam.

Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.

article from: ginekologihospital


 Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Apakah ada pengobatan untuk herpes genital?



Sebagian orang yang terinfeksi penyakit herpes genital atau HSV (Herpes Simpleks Virus) tidak menyadari bahwa mereka sudah terkena herpes. Beberapa orang dengan infeksi HSV tidak pernah mempunyai luka atau memiliki gejala yang sangat ringan yang sering keliru dan hanya dianggap sebagai gigitan serangga. 

Orang yang didiagnosis dengan episode pertama dari infeksi herpes genitalis biasanya dapat diekspektasik untuk mengalami gejala ulangan (kambuh) empat atau lima dalam waktu satu tahun. Seiring waktu, kambuh dapat terjadi lebih sering. 


Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis, tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan. Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin, biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala.

Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes.
Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini.’

Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.

article from: ginekologihospital


 Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.