Pada Ibu hamil yang
mengalami infeksi herpes genital aktif pada alat kelamin atau di jalan lahir
mereka ketika mereka menularkan infeksi pada bayi mereka yang baru lahir, hal
ini dapat menyebabkan kondisi yang sangat berbahaya bagi bayi, antara lain
infeksi otak (meningitis, ensefalitis), infeksi kulit kronis, keterlambatan
perkembangan yang berat, atau kematian.
Risiko tertinggi pada bayi
terjadi ketika seorang wanita terinfeksi HSV selama kehamilan dan
mengalami masa outbreak primer pada waktu penularan kepada bayi. Wanita yang
memiliki riwayat herpes tetapi yang hanya memiliki sesekali outbreak biasanya
jarang menularkan infeksi kepada bayinya.
Pada Orang-orang dengan
outbreak herpes aktif lebih mungkin untuk tertular HIV (virus penyebab AIDS),
dan orang-orang HIV-positif dengan herpes wabah aktif lebih mungkin untuk
menularkan HIV kepada orang lain.
Pada orang-orang dengan
sistem kekebalan atau imunitas tubuh yang lemah (seperti pada orang yang
menderita AIDS, menjalani terapi kemoterapi, atau konsumsi kortison dosis
tinggi), herpes dapat menyebabkan komplikasi berat pada otak, mata,
tenggorokan, hati, sumsum tulang belakang, atau paru-paru.
Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan
apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi
Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.
article from: ginekologihospital
Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar