Penyakit herpes genital merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus
herpes. Virus herpes ada dua, yaitu herpes zoster dan herpes simpleks. Kedua
jenis virus ini seringkali memiliki efek yang sama pada kulit Pada penderita gangguan sistem
kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV), luka herpes bisa sangat
berat, menyebar ke bagian tubuh lainnya, menetap selama beberapa minggu atau
lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir.
Gejala-gejalanya cenderung
kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya, karena virus menetap di
saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit.
HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atauherpes labialis. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut.
Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya, sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat.
Infeksi awal dari 63% HSV-2
dan 37% HSV-1 adalah asimptomatik.
Simptom dari infeksi awal
(saat inisial episode berlangsung pada saat infeksi awal) simptom khas muncul
antara 3 hingga 9 hari setelah infeksi, meskipun infeksi asimptomatik
berlangsung perlahan dalam tahun pertama setelah diagnosa di lakukan pada
sekitar 15% kasus HSV-2. Inisial episode yang juga merupakan infeksi primer
dapat berlangsung menjadi lebih berat. Infeksi HSV-1 dan HSV-2 agak susah
dibedakan.
Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan
apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi
Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.
article from: ginekologihospital
Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar