Beberapa penyedia perawatan
kesehatan dapat mendiagnosa sifilis dengan menguji sampel dari luka (luka
infeksi) dengan menggunakan mikroskop khusus yang disebut dark-field
microscope. Jika terdapat bakteri sifilis pada luka, bakteri tersebut akan
tampak di mikroskop.
Tes darah adalah cara lain
untuk memastikan apakah seseorang terjangkit sifilis. Tidak lama setelah
terjadi infeksi, tubuh akan memproduksi antibodi sifilis yang dapat dilihat
dengan tes darah yang akurat, aman, dan murah. Kadar rendah antibodi dapat
bertahan dalam darah selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun bahkan setelah
penyakit tersebut sembuh.
Ruam kulit dan lesi pada
kelenjar lendir menandai stadium sekunder penyakit sifilis. Tahap ini biasanya
dimulai dengan tumbuhnya ruam pada satu tempat atau lebih pada tubuh. Ruam
biasanya tidak gatal. Ruam dapat muncul setelah luka sembuh atau beberapa
minggu setelahnya.
Ciri ruam pada stadium
sekunder ini tampak kasar, merah, atau bercak coklat kemerahan pada kedua
telapak tangan dan kaki. Akan tetapi, ruam dalam bentuk yang berbeda mungkin
juga muncul pada bagian tubuh lain, kadang-kadang menyerupai bercak yang
disebabkan penyakit lain. Kadang-kadang ruam pada stadium sekunder ini samar
sehingga tidak kelihatan.
Stadium akhir sifilis dapat
berkembang pada 15 persen penderita yang tidak dirawat dan dapat muncul 10-20
tahun sejak pertama terinfeksi. Pada tahap akhir, sifilis mungkin merusak organ
bagian dalam, termasuk otak, saraf, mata, jantung, pembuluh darah, liver,
tulang, dan persendian. Tanda dan gejala pada stadium akhir sifilis meliputi
kesulitan gerakan koordinasi otot, kelumpuhan, mati rasa, buta bertahap, dan
demensia. Kerusakan ini bisa parah dan menyebabkan kematian.
Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan
apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi
Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.
article from: ginekologihospital
Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar