Sabtu, 01 Maret 2014

Penyakit sifilis sekunder





Penyakit Sifilis ini sering disebut “peniru besar” karena begitu banyak tanda dan gejalanya yang tidak bisa dibedakan dari penyakit lain. Tahap sekunder sifilis ditandai oleh ruam kulit dan lesi selaput lendir pada satu atau lebih area tubuh. Ruam biasanya tidak menyebabkan gatal.

Ruam terkait dengan sifilis terjadi beberapa minggu setelah cangker telah sembuh. Ruam mungkin muncul sebagai bintik-bintik kasar, merah, atau coklat kemerahan di telapak tangan dan bagian bawah kaki.

Namun, ruam dengan penampilan yang berbeda dapat terjadi pada bagian lain dari tubuh. Selain ruam, gejala sifilis sekunder mungkin termasuk demam, pembengkakan kelenjar getah bening, sakit tenggorokan, rambut rontok tambal sulam, sakit kepala, penurunan berat badan, nyeri otot, dan kelelahan.

Tanda-tanda dan gejala sifilis sekunder hilang dengan atau tanpa pengobatan. Namun, tanpa pengobatan, infeksi akan maju ke tahap laten dan mungkin tahap akhir penyakit.

Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.

article from: ginekologihospital


 Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar